Fatawa Lajnah Daimah jilid 2 hlm 94, no: 4252.

Pertanyaan:
Bolehkah seorang muslim mengatakan “kafir” kepada seorang Yahudi atau Nasrani?

Jawaban:

“Boleh bagi seorang muslim untuk berkata kepada seorang Yahudi atau Nasrani bahwa dia adalah orang kafir.

Karena sesungguhnya Allah telah menyifati mereka di dalam al-Qur’an dengam sifat ini. Hal ini perkara yang telah diketahui bagi siapa saja yang mempelajari al-Qur’an.

Di antaranya Allah berfirman:

 

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ

“Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Al-Bayyinah : 6).

Yang dimaksud ahli kitab adalah Yahudi dan Nasrani.

Hanya Allah semata yang mampu memberikan taufiq. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para shahabatnya.

 

Al-Lajnah ad-Daimah lil-Buhuts wal Ifta

Ketua: Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz
Wakil Ketua : Abdurrazzaq Afifi

Anggota:

Abdullah bin Ghudyan
Abdullah bin Qu’ud.

AdminFatwamusyrik kafir,nasrani kafir,Yahudi kafir
Fatawa Lajnah Daimah jilid 2 hlm 94, no: 4252. Pertanyaan: Bolehkah seorang muslim mengatakan “kafir” kepada seorang Yahudi atau Nasrani? Jawaban: “Boleh bagi seorang muslim untuk berkata kepada seorang Yahudi atau Nasrani bahwa dia adalah orang kafir. Karena sesungguhnya Allah telah menyifati mereka di dalam al-Qur’an dengam sifat ini. Hal ini perkara yang telah...